Gejala Yang Biasa Timbul Pada Kanker Rongga Mulut

Siapa yang tak kenal dengan jenis masalah kesehatan yang satu ini. Kanker mulut atau tumor bibir adalah merupakan salah satu jenis masalah kesehatan yang berbahaya yang bahkan bisa menimbulkan masalah masalah kesehatan lainnya yang bahkan bisapula minimbulkan kematian. Menurut salah satu penelitian menyebutkan bahwa resiko penyakit ini biasanya lebih besar pada laki laki di bandingkan para wanita. Sebenarnya, ada beberapa gejala yang bisa timbul pada kanker rongga mulut yang memang perlu anda ketahui agar memiliki tubuh yang sehat dan terjaga dari masalah kesehatan. Jika penyakit ini menyerang dibagian dalam mulut, bisanya terjadi di bagian pharing, langit langit rongga mulut, dasar mulut, bibir, lidah dan bahkan dibagian pipi.

gejala-yang-biasa-timbul-pada-kanker-rongga-mulut

Biasanya, tanpa kita sadari penyakit ini sering kali disebut dengan jenis maslah kesehatan sariawan. Memang, sekilas masalah kesehatan satu ini sangat mirip dengan masalah kesehatan mulut sariawan. Jika ada luka didalam mulut, sebaiknya anda mengetahui lebih jelas lagi apakah itu jenis masalah kesehatan sariawan atau malah jenis masalah kesehatan kanker mulut. Jika dalam 7 – 10 hari luka yang ada di bagian mulut anda tak kunjung sembuh juga, anda perlu memeriksakannya agar anda lebih mengetahui lebih pasti apakan hal tersebut merupakan jenis sariawan atau kanker dibagian mulut.

Berikut ini adalah beberapa gejala seputar kesehatan kanker mulut, yang perlu and ketahui, diantaranya adalah :

  • Hal yang pertama yang paling bisa di rasakan adalah adanya penurunan berat badan yang sangat derastis.
  • Jika anda menggunakan gigi palsu, bisanya gigi palsu tersebut akan copot atau posisi gigi menjadi kurang nyaman.
  • Dibagian mulut, biasanya akan terasa kebas seperti dibagian leher dan juga liodah.
  • Adanya pendarahan yang secara tiba tiba tanpa sebab dan tidak kunjung sembuh.
  • Sakit dibagian telinga.
  • Jika mengunyah, anda akan merasakan gangguan yang membuat anda perlu lebih waspada.
  • Jika digerakan, dibagian rahang dan lidah ini akan susah untuk digerakan.
  • Saat anda berbicara atau menelan, anda akan merasakan sulit.
  • Masalah lainnya adalah adanya rasa sakit atau bahkan terasa ada yang tersangkut dibagian tenggorokan.
  • Adanya benjolan yang muncul dibagian mulut.

Jika anda merasakan gejala gejal diatas, sebaiknya anda lebih berwaspada dan bahkan sebaiknya anda seger mengkonsumsi obat kanker mulut atau tumor bibir yang di yakini mampu menghilangkan dan mengatasi masalah kesehatan tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh anda ini.

Mengenal Perbedaan Diabetes Tipe 1 Dan Diabetes Tipe 2

Mungkin anda pernah mendengan bahwasannya diabetes di bagi ke dalam 2 kategori, yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Meski ke dua tipe diabetes tersebut di tandai dengan melambung tingginya kadar gula darah di batas normal, namun penyebab dari kondisi masing-masing berbeda. Selain itu, tidak mudah pula bagi orang awam untuk membedakan mana penderita diabetes yang menderita diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2, meski kini banyak stereotipe yang banyak beredar.

mengenal perbedaan diabetes

Seperti halnya banyak asumsi yang beredar,  seseorang dengan diabetes tipe 2 umumnya memiliki kelebihan berat badan sehingga tidak memerlukan suntikan injeksi insulin. Dan sebaliknya penderita diabetes tipe 1 akan kekurangan berat badan dan harus selalu menjalani pengobatan suntikan injeksi insulin secara terus menerus. Akan tetapi presepsi tersebut tidaklah selalu benar. Pasalnya, sekitar 20% dari penderita diabetes tipe 2 memiliki berat badan yang sehat saat di diagnosis, sehingga banyak dari mereka yang bergantung pada insulin. Hal serupa juga terjadi pada penderita diabetes tipe 1, yang mana pada beberapa kasus penderitanya mengalami kelebihan berat badan.

Karena diabetes bervariasi dan sulit untuk di prediksi, sehingga sangat sulit untuk mengetahui tipe diabetes mana yang di alami oleh seseorang. Tim kesehatanpun umumnya melakukan beberapa tes khusus untuk mengetahui jenis diabetes yang di alami penderitanya. Sehingga mereka dapat menentukan pemberian obat diabetes serta jenis pengobatan yang tepat untuk diabetes anda.

Perbedaan diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 secara umum

Penyakit diabates tipe 1 sendiri merupakan penyakit autoimun, yang berarti hasil dari sistem kekebalan tubuh yang keliru menyerang bagian tubuh, yang salah menargetkan insulin sel beta dalam prankeas. Dan kondisi tersebut berlanjut  pada penyerangan sel beta sehingga prankeas tidak mampu lagi untuk memproduksi insulin. Hingga kini belum di ketahui secara pasti kenapa sistem kekebalan tubuh salah menargetkan insulin serta bagaiman untuk menghentikannya. Oleh karena itu, seorang penderita diabetes tipe 1 butuh sangat bergantung pada insulin, mengimbangi matinya sel beta pada tubuhnya.

Sedangkan diabetes tipe 2 sendiri di sebabkan karena hilangnya kemampuan tubuh untuk merespon insulin (resistensi insulin). Sehingga tubuh tidak bisa memproduksi insulin secara cukup. Beberapa di antara penderita diabetes tipe 2, kemungkinan memerlukan injeksi insulin di karenakan sensitivitas  rendah pada insulin atau kegagalan sel beta.

Meski banyak ketidakpastian untuk mendiagnosis diabetes, namun ada beberapa perbedaan diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 secara umum.

Diabates 1:

  • Sering terdiagnosis pada masa kanak-kanak.
  • Tidak berhubungan dengan berat badan berlebih.
  • Sering di kaitkan dengan tingkat keton lebih tinggi dari normal saat didiagnosis.
  • Pengobatan pada dengan injeksi insulin atau pompa insulin.
  • Tidak bisa di kendalikan tanpa insulin.

Diabetes tipe 2:

  • Biasanya di diagnosis pada usia 20 tahun.
  • Sering berhubungan dengan berat badan berlebih
  • Sering berhubungan dengan tekanan darah tinggi atau kolesterol saat di
  • diagnosis.
  • Awalnya bisa di atasi dengan obat atau tablet.
  • Terkadang hanya di obati dengan obat diabates alami.

Namun, karena perbedaan di atas berdasarkan generalisasi, sehingga beberapa pengecualian muncul. Seperti halnya, presepsi diabetes 1 tidak selalu benar karena adanya kasus yang di diagnosisi pada usia dewasa.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar mengenal perbedaan diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 pada kesempatan kali ini. Semoga apa yang kami informasikan dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda khususnya.

Perawatan Bayi Baru Lahir Yang Baik dan Benar

Kesehatan Bayi – Merawat bayi baru lahir identik dengan kelelahan sepanjang hari. Tidak jarang banyak para orang tua yang diserang dengan tekanan yang berlebih. Apalagi jika baru memiliki anak pertama. Maka dari itu sebagai oarang tua, kita harus mengetahui hal apa saja yang harus diterapkan pada saat merawat bayi baru lahir? Simak dibawah ini:

Hipotermia (kedinginan)
Bayi baru lahir, terutama bayi dgn berat lahir rendah (< 2.500 gr) berisiko mengalami kedinginan, di mana kondisi suhu badan bayi ada dibawah 36,5°C. Menghindari & mengatasi masalah hipotermia. Ada beberapa cara untuk mengatasi masalah hipotermia tersebut agar kehesatan bayi tetap terjaga seperti dibawah ini :

bayi-lahir3•Melaksanakan skin-to-skin-contact atau kontak kulit bayi ke kulit ibu, ini dinamakan sbg kangaroo method. Badan Ibu akan bertindak juga sebagai termoregulator & menstabilkan suhu bayi.
•Lihat suhu lokasi, jaga agar tetap hangat.
•Memberi baju yg lumayan hangat untuk bayi. Seandainya butuh, beri selimut ekstra untuk bayi ketika tengah malam hri untu mencegah bayi agar tidak kedinginan.
• Jika suhu badan bayi masihlah dingin, cepat bawa ke dokter.

Perawatan Tali Pusat
Kebersihan tali pusat yang masih basah juga perlu dijaga. Tali pusat bayi tidak perlu diberi alkohol, obat merah ataupun anti septik. Yang diperlukan hanya membersihkannya dengan air matang dan sabun, lalu keringkan dengan air bersih.

Janganlah memberi bedak, abu gosok, atau yang lain karena bisa membuatnya terinfeksi. Rata Rata, tali pusat puput dalam 1-2 pekan. Seandainya tali pusat tak puput juga, berbau, berlendir, atau berdarah, cepat bawa ke dokter terdekat.

Bayi Kelihatan Kuning
Bayi yg lahir prematur, kadang nampak agak kuning pada beberapa hari setelah kelahiran. Perihal ini disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari kurangnya asupan susu, golongan darah bayi & Ibu tidak sama yang menyebabkan hemolisis, sampai infeksi.

Apabila bayi tetap nampak kuning dalam 24 jam setelah kelahiran, mesti cepat dibawa ke rumah sakit. Bila kuning muncul kepada hari kedua atau lebih, sebaiknya diperiksakan dulu ke dokter. Sekian Banyak kondisi kuning kepada bayi sanggup dilakukan terapi sinar & yang lain akan dilakukan rawat jalan. Tetapi, semuanya sesudah melintasi pemeriksaan dokter.

Lama dari terapi sinar yang dilakukan bervariasi. Tiap-tiap harinya, bayi akan dilakukan pemeriksaan bilirubin, untuk mengetahui apakah kadar bilirubinnya telah turun atau belum. Biasanya bayi diberikan terapi sinar antara 2-5 hari.

Menjaga Kebersihan Bayi
Basuh daerah wajah & leher bayi tiap-tiap harinya. Sesudah dimandikan, segera keringkan & kenakan baju agar bayi tidak kedinginan. Basuh semua badan si Mungil dari kepala sampai kaki. Lihat juga kebersihan pada daerah lipatan-lipatan kulit, seperti leher, lipat paha, ketiak & belakang telinga. Bersihkan daerah mata dengan kapas yang diberi air hangat & bersihkan mulai dari daerah dekat hidung dan mengarah ke samping.

Kolostrum Untuk Bayi
ASI perama yg dihasilkan Ibu atau dikenal dengan kolostrum merupakan ASI yg paling banyak mengandung zat kekebalan tubuh maka warnanya kekuningan & lebih kental. Jumlahnya pun belum banyak dan hanya muncul pada hari-hari pertama saat kelahiran. Kolostrum sangat dibutuhkan oleh bayi. Meski kelihatan seperti ASI yang basi, janganlah membuang kolostrum & cepat susui bayi yang baru lahir.

Buang Air Besar Pertama
Buang air besar pertama kepada si Mungil yang baru lahir berupa mekonium (kotoran berwarna hijau tua) dalam 24 jam pertama. Jika dalam 24 jam pertama si Mungil belum membuang kotorannya melalui anus, mesti diperiksa lebih lanjut apakah terdapat kelainan seperti atresia ani (tak terdapat lubang anus) atau morbus hirschprung (adanya penyumbatan pada ruang pengeluaran kotoran). Bila terdapat kelainan tersebut, mesti dilakukan operasi sesegera mungkin.

Itulah beberapa diantara cara merawat bayi baru lahir, tentunya para orang tua menginginkan bayi sehat dan cerdas. Semoga Bermanfaat :))

Penyakit Ayan atau Epilepsi Menular atau Tidak ?

Penyakit Ayan atau Epilepsi Menular atau Tidak ?

Gejala Penyakit Ayan Pada Anak

Pernyataan tentang Penyakit Ayan atau Epilepsi Menular atau Tidak ? akan kami bahas, tapi sebelumnya ketahui dulu apa itu penyakit ayan ? Ayan atau epilepsi merupakan penyakit yang terjadi karena terganggunya sistem saraf sehingga menimbulkan reaksi yang berbeda – beda terhadap penderitanya.

Penyebab Penyakit Ayan

Sebenarnya penyebab paling utama dari penyakit ayan ini adalah karena faktor genetik atau keturunan tapi di samping itu ada beberapa faktor lain yang menyebabkan seseorang terkena ayan yaitu cedera kepala, sering mengkonsumsi alkohol, menggunakan obat – obatan terlarang dan masih banyak lagi. Namun bagi Anda yang ingin mencegah penyakit ayan sudah pasti cara yang paling ampuh adalah dengan menjaga kesehatan.

Lalu Penyakit Ayan atau Epilepsi Menular atau Tidak ?

Baik jawabannya adalah tidak menular . Seringkali orang menganggap penderita penyakit ayan mirip dengan orang abnormal atau disaat sedang kejang dikaitkan dengan hal – hal ghaib seperti kesurupan dan sebagainya. Tapi memang  benar adanya ada beberapa orang yang mengalami kejang tapi tidak terkena penyakit ayan.

Sedangkan untuk pengobatannya sendiri bisa Anda lakukan dengan cara medis maupun herbal atau keduanya,  karena semakin baik kondisi tubuh seseorang bisa dipastikan semakin baik pula kesehatannya itu berarti orang yang mengidap ayan bisa cepat sembuh.

Alangkah lebih baiknya jika mengobati ayan dengan dua cara medis dan herbal, karena pada kenyataannya banyak orang cepat sembuh dengan melakukan pengobatan herbal. Untuk cara herbal kami merekomendasikan QnC Jelly Gamat asli herbal yang terbuat dari teripang emas dengan jenis Golden Stichopus Variegatus yang memiliki kandungan Gamapeptide.

Bahan – bahan terpilih lainnya adalah air RO, Pengemulsi nabati, ekstrak gamat emas, essen natural, ekstrak buah dan sayur. Aman dikonsumsi oleh semua kalangan mulai dari anak – anak, orang dewasa, ibu hamil dan menyusui boleh mengkonsumsinya.

Diproduksi oleh PT Bijaksana Maju Utama dan telah mendapat label HALAL serta terdaftar di DEPKES P-IRT No 109321601291-1229. QnC Jelly Gamat obat multikhasiat yang bukan hanya dapat menyembuhkan penyakit ayan tapi berbagai penyakit kronis lainnya seperti Diabetes, Diabetes melitus, Kolesterol, Asam lambung, asam urat, miom, kista, jantung, gagal ginjal, tumor, kanker dan berbagai keluhan penyakit lainnya.

Untuk informasi lebih lengkap silahkan kunjungi DISINI!!!

Benjolan Di Leher, Apakah Itu kanker ?

Benjolan Di Leher, Apakah Itu kanker ? -, Sempat meraba benjolan pada leher si kecil ? Kecemasan amat sering muncul pada orang tua saat menemukan adanya benjolan pada bagian leher, belakang kepala atau di bawah dagu anaknya.

Sebenarnya benjolan apakah itu? Kepada rata rata benjolan yg diraba oleh orang lanjut usia tersebut merupakan kelenjar getah bening (KGB). Kelenjar getah bening menyebar di tubuh & yaitu sektor dari system pertahanan badan kita. Seandainya kuman masuk & menginfeksi sebuah daerah dalam badan, sehingga KGB disekitarnya bakal membesar. Kelenjar getah bening yg lebih sering teraba yaitu KGB daerah leher & belakang kepala.

KGB leher bakal membesar waktu daerah leher atau belakang kepala mengalami inflamasi (peradangan) baik sebab alergi, infeksi virus, infeksi bakteri, kanker, atau faktor yang lain. Elemen ini menuturkan kenapa orangtua tidak jarang menemukan benjolan-benjolan kepada leher anak yg teraba membesar disaat anak sedang mengalami radang tenggorokan, sariawan terhadap daerah mulut, alergi, & peradangan yang lain. Faktor lain yg pun menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening antara lain infeksi TBC, sakit gigi, sedang tumbuh gigi, infeksi Rubella, gondongan, & peradangan-peradangan yang lain yg berlangsung di kira kira mulut & leher.

Bagaimana cara mengobati kelenjar getah bening yg membesar? Pertama-tama berkonsultasilah dgn dokter anak buat tentukan benjolan di daerah leher memang lah KGB yg membesar atau dari organ lain. Seandainya benar-benar pembesaran KGB, dokter dapat mencari basic penyebab KGB leher membesar. Seandainya penyebabnya benar-benar peradangan, sehingga anak dapat diberikan obat kelenjar getah bening atau obat kanker kelenjar getah bening utk mengatasi peradangan yg berjalan & benjolan dapat berangsur-angsur mengecil. Benjolan tersebut belum pasti hilang hingga tak teraba, barangkali cuma mengecil tapi terus teraba. Kurang Lebih 40 % anak mempunyai KGB di daerah leher yg bakal diraba dalam kondisi normal.