Ciri Ciri Pelangsing Perut yang Berbahaya

Ciri Ciri Pelangsing Perut yang Berbahaya – Pelangsing perut berbahaya pada umumnya ketika dikonsumsi menjadikan si pengguna tidak lapar dan tahan tidak makan seharian, hal ini disebabkan karena kandungan zat bernama Sibutramine di dalamnya. Respon tubuh manusia tidak sama terhadap Sibutramine. Ada yang tidak merasakan gejala apapun, ada pula yang berbahaya sehingga membuat si pengguna harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Ciri Ciri Pelangsing Perut yang Berbahaya

Obat pelangsing perut berbahaya yang mengandung Sibutramine biasanya jika diminum akan memiliki efek samping seperti berikut ini:

  1. Badan menggigil, gemetaran dan merasa seperti kedinginan
  2. Kuat tidak makan apapun selama seharian
  3. Tenggorokan kering, sering merasa haus dan kadang terasa mual
  4. Mulut kering terus-menerus seperti orang yang sedang dehidrasi
  5. Gampang merasa lelah / capek
  6. Keringatan pada telapak tangan serta kaki
  7. Mood menjadi hancur, perasaan seperti ingin marah-marah terus-terusan
  8. Jantung aritmia / berdebar debar
  9. Susah buang air besar bahkan buang air besar disertai darah
  10. Penggunaan dalam kurun waktu cukup lama dapat merusak organ liver dan ginjal anda

Jadi Anda harus berhati-hati dan selektif memilih produk pelangsing perut, juga sangat perlu untuk mendapatkan informasi sedetailnya sebelum Anda memutuskan untuk menggunakannya. Tanyakan kepada penjual tentang kandungan di dalamnya, efek sampingnya dan lain sebagainya.

Buat Anda yang ingin langsing dengan cara alami, sebenarnya cukup dengan memperbanyak konsumsi serat, buah-buahan dan sayuran serta minum air putih sebelum makan kurang lebih 2 gelas, jika Anda teratur maka dalam waktu 1 bulan akan ada penurunan berat badan dan perut menjadi langsing secara cepat.

Penyakit Ayan atau Epilepsi Menular atau Tidak ?

Penyakit Ayan atau Epilepsi Menular atau Tidak ?

Gejala Penyakit Ayan Pada Anak

Pernyataan tentang Penyakit Ayan atau Epilepsi Menular atau Tidak ? akan kami bahas, tapi sebelumnya ketahui dulu apa itu penyakit ayan ? Ayan atau epilepsi merupakan penyakit yang terjadi karena terganggunya sistem saraf sehingga menimbulkan reaksi yang berbeda – beda terhadap penderitanya.

Penyebab Penyakit Ayan

Sebenarnya penyebab paling utama dari penyakit ayan ini adalah karena faktor genetik atau keturunan tapi di samping itu ada beberapa faktor lain yang menyebabkan seseorang terkena ayan yaitu cedera kepala, sering mengkonsumsi alkohol, menggunakan obat – obatan terlarang dan masih banyak lagi. Namun bagi Anda yang ingin mencegah penyakit ayan sudah pasti cara yang paling ampuh adalah dengan menjaga kesehatan.

Lalu Penyakit Ayan atau Epilepsi Menular atau Tidak ?

Baik jawabannya adalah tidak menular . Seringkali orang menganggap penderita penyakit ayan mirip dengan orang abnormal atau disaat sedang kejang dikaitkan dengan hal – hal ghaib seperti kesurupan dan sebagainya. Tapi memang  benar adanya ada beberapa orang yang mengalami kejang tapi tidak terkena penyakit ayan.

Sedangkan untuk pengobatannya sendiri bisa Anda lakukan dengan cara medis maupun herbal atau keduanya,  karena semakin baik kondisi tubuh seseorang bisa dipastikan semakin baik pula kesehatannya itu berarti orang yang mengidap ayan bisa cepat sembuh.

Alangkah lebih baiknya jika mengobati ayan dengan dua cara medis dan herbal, karena pada kenyataannya banyak orang cepat sembuh dengan melakukan pengobatan herbal. Untuk cara herbal kami merekomendasikan QnC Jelly Gamat asli herbal yang terbuat dari teripang emas dengan jenis Golden Stichopus Variegatus yang memiliki kandungan Gamapeptide.

Bahan – bahan terpilih lainnya adalah air RO, Pengemulsi nabati, ekstrak gamat emas, essen natural, ekstrak buah dan sayur. Aman dikonsumsi oleh semua kalangan mulai dari anak – anak, orang dewasa, ibu hamil dan menyusui boleh mengkonsumsinya.

Diproduksi oleh PT Bijaksana Maju Utama dan telah mendapat label HALAL serta terdaftar di DEPKES P-IRT No 109321601291-1229. QnC Jelly Gamat obat multikhasiat yang bukan hanya dapat menyembuhkan penyakit ayan tapi berbagai penyakit kronis lainnya seperti Diabetes, Diabetes melitus, Kolesterol, Asam lambung, asam urat, miom, kista, jantung, gagal ginjal, tumor, kanker dan berbagai keluhan penyakit lainnya.

Untuk informasi lebih lengkap silahkan kunjungi DISINI!!!

Benjolan Di Leher, Apakah Itu kanker ?

Benjolan Di Leher, Apakah Itu kanker ? -, Sempat meraba benjolan pada leher si kecil ? Kecemasan amat sering muncul pada orang tua saat menemukan adanya benjolan pada bagian leher, belakang kepala atau di bawah dagu anaknya.

Sebenarnya benjolan apakah itu? Kepada rata rata benjolan yg diraba oleh orang lanjut usia tersebut merupakan kelenjar getah bening (KGB). Kelenjar getah bening menyebar di tubuh & yaitu sektor dari system pertahanan badan kita. Seandainya kuman masuk & menginfeksi sebuah daerah dalam badan, sehingga KGB disekitarnya bakal membesar. Kelenjar getah bening yg lebih sering teraba yaitu KGB daerah leher & belakang kepala.

KGB leher bakal membesar waktu daerah leher atau belakang kepala mengalami inflamasi (peradangan) baik sebab alergi, infeksi virus, infeksi bakteri, kanker, atau faktor yang lain. Elemen ini menuturkan kenapa orangtua tidak jarang menemukan benjolan-benjolan kepada leher anak yg teraba membesar disaat anak sedang mengalami radang tenggorokan, sariawan terhadap daerah mulut, alergi, & peradangan yang lain. Faktor lain yg pun menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening antara lain infeksi TBC, sakit gigi, sedang tumbuh gigi, infeksi Rubella, gondongan, & peradangan-peradangan yang lain yg berlangsung di kira kira mulut & leher.

Bagaimana cara mengobati kelenjar getah bening yg membesar? Pertama-tama berkonsultasilah dgn dokter anak buat tentukan benjolan di daerah leher memang lah KGB yg membesar atau dari organ lain. Seandainya benar-benar pembesaran KGB, dokter dapat mencari basic penyebab KGB leher membesar. Seandainya penyebabnya benar-benar peradangan, sehingga anak dapat diberikan obat kelenjar getah bening atau obat kanker kelenjar getah bening utk mengatasi peradangan yg berjalan & benjolan dapat berangsur-angsur mengecil. Benjolan tersebut belum pasti hilang hingga tak teraba, barangkali cuma mengecil tapi terus teraba. Kurang Lebih 40 % anak mempunyai KGB di daerah leher yg bakal diraba dalam kondisi normal.